CMOS (Semikonduktor Oksida Logam Pelengkap, semikonduktor oksida logam komplementer) adalah teknologi semikonduktor yang banyak digunakan dalam sirkuit terpadu digital dan analog. Fitur intinya adalah penggunaan keduanya MOSFET saluran-N (NMOS) Dan MOSFET saluran-P (PMOS) secara bersamaan untuk membentuk struktur yang saling melengkapi, sehingga mencapai konsumsi daya yang rendah dan kinerja yang tinggi.
Satuan dasar dari a Rangkaian CMOS adalah CMOS Inverter yang terdiri dari sepasang transistor NMOS dan PMOS:
aku NMOS (MOSFET saluran-N) : bertanggung jawab untuk Pull-down, berjalan saat input tinggi dan mengeluarkan level rendah.
aku PMOS (MOSFET saluran-P) : Bertanggung jawab untuk Pull-up, ini dilakukan ketika input rendah dan output tingkat tinggi.
aku Pada keadaan tunak (logika 0 atau 1), selalu ada satu cut-off pada NMOS dan PMOS, hampir tidak ada arus diam (hanya arus bocor).
aku CMOS mengkonsumsi daya yang sangat sedikit dibandingkan dengan MOS umum (seperti NMOS atau PMOS) dan cocok untuk perangkat bertenaga baterai (seperti ponsel, perangkat IoT).
aku Karena tingkat output dapat distabilkan VDD (tingkat tinggi) atau GND (tingkat rendah), CMOS lebih tahan terhadap fluktuasi dan kebisingan catu daya.
aku NMOS bertanggung jawab atas pull-down cepat (level rendah), dan PMOS bertanggung jawab atas pull-up cepat (level tinggi), yang membuat peralihan sinyal lebih cepat.
aku Proses CMOS cocok untuk sirkuit terpadu skala besar (seperti CPU, memori) dan mendukung proses skala nano (seperti 5nm, 3nm).
Teknologi CMOS banyak diterapkan di:
1. Sirkuit terpadu digital:
¢ Mikroprosesor (CPU, GPU)
¢ Memori (SRAM, DRAM, Flash)
¢ FPGA (Perangkat Logika yang Dapat Diprogram)
2. Sirkuit terpadu analog:
¢ Pengonversi Data (ADC/DAC)
¢ Chip frekuensi radio (RF).
3. Sensor:
¢ Sensor gambar CMOS (CIS, seperti kamera ponsel)
¢ Biosensor
4. Perangkat berdaya rendah:
¢ Perangkat IoT
¢ Perangkat yang dapat dikenakan (jam tangan pintar)
Karakteristik | CMOS | MOS Umum (NMOS/PMOS) |
Struktur | NMOS + PMOS (Struktur pelengkap) | Hanya NMOS atau hanya PMOS |
Konsumsi daya statis | Sangat rendah (tingkat nA) | Lebih tinggi (dengan jalur arus searah) |
Kecepatan | Cepat (peralihan simetris) | NMOS lebih cepat, PMOS lebih lambat |
Toleransi kebisingan | tinggi | Lebih rendah |
Integrasi | Tinggi (cocok untuk ics skala besar) | Lebih rendah (rangkaian sederhana awal) |
Aplikasi Khas | CPU, memori, chip ponsel | Kalkulator awal, rangkaian logika sederhana |
Meskipun CMOS memiliki keuntungan nyata, masih terdapat beberapa tantangan:
aku Biaya produksi yang tinggi: Proses NMOS dan PMOS perlu dioptimalkan secara bersamaan.
aku Masalah konsumsi daya dinamis: Pengisian dan pengosongan kapasitor selama peralihan frekuensi tinggi menyebabkan peningkatan konsumsi daya (chip modern menggunakan teknologi seperti DVFS untuk pengoptimalan).
aku Efek saluran pendek: Arus bocor meningkat ketika ukuran transistor menyusut ke skala nano (ditanggulangi oleh teknologi baru seperti FinFET dan GAAFET).
aku Integrasi 3D: seperti 3D NAND, Chiplet.
aku Arsitektur perangkat baru: FinFET (Transistor efek medan sirip), GAAFET (Transistor Gerbang Sekitar).
aku Optimalisasi daya rendah: Komputasi Near-Threshold (NTC), CMOS asinkron.
CMOS, dengan itu konsumsi daya rendah, integrasi tinggi, dan keandalan tinggi, telah menjadi teknologi utama sirkuit terpadu modern dan banyak digunakan dalam komputasi, komunikasi, penyimpanan, dan penginderaan. Dengan kemajuan proses (seperti 3nm, 2nm), CMOS akan terus mendorong perkembangan teknologi elektronik.
Telepon
+86 13714130672
Wechat wechat
Alamat
Kamar 1505, Gedung Senye Chuangda, Jalan Gushu ke-2, Jalan Xixiang, Distrik Bao'an, Shenzhen, Cina

henry@ketosen.com
+86 13714130672
